Jawa Tengah Travel Mart
Jawa Tengah Travel Mart

SEMARANG – Wilayah Selatan Jawa Tengah dinilai memiliki potensi yang cukup baik dari segi pariwisata. Kendati demikian, minimnya promosi menjadikan potensi-potensi tersebut kurang terlihat. Kerjasama dari berbagai pihak diharapkan untuk mengangkat pesona jalur selatan ini.

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Jawa Tengah, Pranoto mengatakan, wisata alam dan budaya di jalur selatan seperti Kebumen dan Purworejo ini cukup banyak dan menarik. Mulai dari pantai-pantainya.

“Sejauh ini baru Bali yang sangat terkenal apabila wisatawan akan surfing. Padahal di kawasan Selatan Jawa Tengah ini kita juga punya spot surfing yang tak kalah menarik, plus pemandangan pantai yang menawan,” ujarnya, kemarin.

Kemudian masih adalagi beberapa gua yang bisa disusuri, mulai dari penyusuran yang dapat ditempuh dalam waktu 2-3 jam, hingga penyusuran yang memakan waktu antara 2 hingga 3 hari. Begitu juga dari segi historis, di wilayah Selatan Jateng cukup banyak tersimpan peninggalan sejarah dengan adanya jalur ‘Jalan Daendels’.

Oleh karena itu pihaknya berencana menyelanggarakan Jawa Tengah Travel Mart (JTTM) di Kabupaten Kebumen dan Purworejo pada 25 – 27 April mendatang. Adanya event ini diharapkan dapat lebih memperkenalkan pesona jalur selatan. “Pertimbangan lain kami ambil lokasi ini karena dalam waktu dekat akan beroperasi bandara internasional di Kulonprogo. Ke depan diperkirakan jalur selatan akan ramai, sehingga perlu dipersiapkan,” jelasnya.

Dalam event yang berlangsung selama tiga hari tersebut, akan dihadiri oleh 40 seller yang merupakan pelaku wisata Jawa Tengah. Di antaranya biro perjalanan wisata, hotel, restoran, transportasi, pusat oleh-oleh, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk buyer ditargetkan hadir sebanyak 60, terdiri dari biro perjalanan wisata dari luar wilayah Jawa Tengah yang memiliki market untuk menjual paket wisata Jawa Tengah. Sehingga dapat memasukkan objek-objek wisata jalur selatan Jateng dalam paket mereka. “Tujuan kami memang bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak lainnya untuk memajukan wisata Jawa Tengah,” ucapnya. (dna/smu)