Bupati dan 900 Anak Yatim Meraihkan Kirab

196
KIRAB BUDAYA : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, bersama 900 anak yatim piatu turut memeriahkan acara kirab budaya HUT Batang yang menampilkan beragam kesenian daerah. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KIRAB BUDAYA : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, bersama 900 anak yatim piatu turut memeriahkan acara kirab budaya HUT Batang yang menampilkan beragam kesenian daerah. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KIRAB BUDAYA : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, bersama 900 anak yatim piatu turut memeriahkan acara kirab budaya HUT Batang yang menampilkan beragam kesenian daerah. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KIRAB BUDAYA : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, bersama 900 anak yatim piatu turut memeriahkan acara kirab budaya HUT Batang yang menampilkan beragam kesenian daerah. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Sebanyak 900 anak yatim piatu dan ribuan peserta yang berasal dari kalangan pelajar, PNS Sekda Pemkab Batang dan masyarakat umum, Rabu (20/4) kemarin, melakukan kirab budaya sejauh 5 kilometer. Kirab sebagai acara penutupan dari seluruh rangkaian HUT Kabupaten Batang, melalui rute dari di Lapangan Kampus Kelurahan Dracik Jalan Gajah Mada – Jalan Brigjen Katamso menuju panggung kehormatan di Alun-Alun Batang di Jalan Diponegroro dan berakhir di Jalan Ahmad Yani.

Meski acara dimulai sore hari, yakni pukul 15.00, namun sepanjang rute kirab sudah dipadati ribuan warga dari berbagai penjuru desa di Kabupaten Batang sejak siang hari. Sepanjang pemerintahan dibawah Bupati Batang Yoyok Rio Sudibyo, inilah pawai kirab dengan peserta terbanyak dan paling meriah.

Ribuan peserta kirab menampilkan beragam kesenian dan budaya dari berbagai desa dan wilayah, mulai dari penampilan Drum Band Corp Naga Laut Wira Samudra AKPELNI Semarang, kereta kuda yang ditungangi para sesepuh Kabupate Batang, Prajurit 8-4-66, Bendera Pataka Kabupaten Batang, hingga pembangunan hasil revolusi kepemimpinan Yoyok ikut ditampilkan.

Bupati Yoyok yang berjalan kaki sejak dari Lapangan Dracik Kampus, diiringi dengan 900 anak yatim piatu yang membawakan tembang Shalawat Nabi bersama rebana yang dimainkan oleh 1000 peserta kesenian rebana dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang.