Telusuri Dugaan Pencucian Uang

Kasus Raibnya Kasda Pemkot Rp 22,7 M

216
Kombes Pol Burhanudin (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kombes Pol Burhanudin (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kombes Pol Burhanudin (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kombes Pol Burhanudin (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Berkas perkara raibnya dana Kas Daerah (Kasda) Pemkot Semarang di Bank BTPN Semarang senilai Rp 22,7 miliar yang telah dikembalikan ke penyidik Polrestabes Semarang beberapa waktu lalu, telah dilimpahkan kembali ke Kejari Semarang. Pihak Polrestabes optimistis berkas tersebut lengkap dan dalam minggu ini dinyatakan P21.

”Kalau minggu depan ini kejaksaan menyatakan berkasnya P21, kami akan beberkan ke masyarakat detailnya,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (19/4) kemarin.

Dia mengaku telah bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna menelusuri dugaan pencucian uang hasil korupsi dana Kasda yang raib tersebut. Namun demikian, sampai sejuh ini belum menetapkan tersangka atas tindak pidana pencucian uang. ”Belum ada tersangkanya. Kami fokus berkas perkara korupsinya dulu,” terangnya.

Pihaknya juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas dengan cara penyitaan apabila terbukti melakukan pencucian uang. Bahkan, diharapkan penelusuran yang sudah dilakukan tersebut bakal rampung dalam minggu ini.