Kuliah Tetap yang Utama

271
ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG

MESKI sibuk dengan segudang kegiatan modeling, Meidhita Afidanti Ghaisani tidak ingin terjebak dengan aturan dalam berpakaian yang cenderung ribet. Dalam kesehariannya, Ditha –nama intimnya— memilih untuk mengenakan baju bergaya kasual, karena dianggap lebih nyaman dan santai.

Ditha mengaku memiliki bakat sebagai model mengalir dari darah sang ibunda, Titiek Widhyani. Kebetulan Titiek dulu juga terjun di dunia modeling. Dia mengaku sering menjadi model freelance saat dirinya masih usia anak-anak.

”Mungkin sesuai pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Padahal dulu saya tomboi banget dan nggak suka dandan, tapi kini sedikit berubah dalam segi penampilan,” kata dara cantik kelahiran Banda Aceh, 16 Mei 1995 ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Diakui, dorongan dari sang ibunda dan orang terdekatnya untuk menjadi model bisa dibilang sangat besar. Dengan modal awal wajah cantik dan tinggi badan proporsional sebagai seorang model, dia pun bergabung di agensi model yang diasuh oleh Totok Shahak. Hingga akhirnya banyak tawaran menjadi model peragaan busana dari sejumlah desainer terkenal.