Berharap Kesadaran Masyarakat

238
Kusnandir (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kusnandir (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kusnandir (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kusnandir (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DARI sekian peraturan daerah (perda) yang telah ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, tidak seluruhnya ditaati oleh masyarakat. Karenanya, dibutuhkan kesadaran dari masyarakat sendiri untuk melaksanakannya.

Hal itu yang selalu ditekankan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir dalam setiap penegakan Perda di Kota Semarang. Ia menilai, Satpol PP tidak serta-merta menghilangkan pelanggaran. Akan tetapi, diperlukan kesadaran masyarakat untuk menjaga kondusivitas bersama.

”Beberapa Perda yang masih sering dilanggar antara lain Perda tentang IMB (Izin Mendirikan Bangunan), PKL (pedagang kaki lima), PGOT (pengemis gelandangan dan orang telantar) serta pelacuran di pinggir jalan,” ujarnya, kemarin.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kusnandir mengaku tengah mempersiapkan Perda Sapu Jagad. Perda tersebut nantinya akan mencakup segala aspek kehidupan masyarakat yang belum tercakup dalam Perda lainnya. ”Ke depannya, kami akan menindak seluruh masyarakat yang melanggar peraturan. Misalnya ketika menyeberang tidak pada tempatnya atau berdiri di pintu angkutan umum,” pungkasnya. (fai/ric/ce1)