GELAR PERKARA: Kabagops Polres Demak Kompol Sutomo bersama Kasubag Humas AKP Zamroni dan Kasatnarkoba AKP Sigit Pasona menunjukkan barang bukti dan para tersangka narkoba, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA: Kabagops Polres Demak Kompol Sutomo bersama Kasubag Humas AKP Zamroni dan Kasatnarkoba AKP Sigit Pasona menunjukkan barang bukti dan para tersangka narkoba, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA: Kabagops Polres Demak Kompol Sutomo bersama Kasubag Humas AKP Zamroni dan Kasatnarkoba AKP Sigit Pasona menunjukkan barang bukti dan para tersangka narkoba, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA: Kabagops Polres Demak Kompol Sutomo bersama Kasubag Humas AKP Zamroni dan Kasatnarkoba AKP Sigit Pasona menunjukkan barang bukti dan para tersangka narkoba, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Wilayah Demak rupanya juga menjadi sasaran peredaran narkoba. Terbukti, aparat Satuan Narkoba Polres Demak berhasil menangkap 7 tersangka yang diduga berperan menjadi bandar, kurir, maupun pengguna narkoba. Mereka adalah Solikhin, 37, warga RT 1 RW 9 Pucanggading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen; Mujiyanto, 32, warga RT 1 RW 2 Plamongansari, Kecamatan Peudurungan, Kota Semarang; Doddy Suryanto, 39, warga RT 6 RW 3 Jalan Kertanegara Selatan III, Kelurahan Pleburan, Kota Semarang; Haryanto, 33, dan Samsul Mudhofar, 35, keduanya warga Desa Blerong, Kecamatan Guntur, Demak, serta Muhtar, 37, warga RT 1 RW 3 Desa Guntur, Kecamatan Guntur, Demak.

Para tersangka ditangkap di tempat yang berbeda-beda. Mereka terjaring dalam operasi Bersinar (bersih sindikat narkoba) yang digelar sejak 21 Maret sampai 19 April. Dalam pengungkapan kasus narkoba ini diamankan beberapa barang bukti (BB), di antaranya 5 gram sabu-sabu, 2 bong, 7 handphone (HP), 2 unit sepeda motor, STNK, dan uang tunai Rp 1,5 juta.

Sabu-sabu di antaranya ditemukan di saku celana, seperti yang dilakukan tersangka Solihin yang ditangkap di Jalan Desa Batursari, Mranggen. Tersangka yang mengendarai motor Yamaha Mio nopol H 4833 NJ sebagai alat transportasi diduga sebagai kurir pemasok sabu dari Mujiyanto yang juga tersangka dan berperan sebagai bandar.

Dari pengembangan kasus ini, polisi menangkap Mujiyanto di rumahnya di Plamongansari. Saat digeledah rumahnya, ditemukan sebungkus sabu dalam plastik klip kuning ukuran kecil yang disimpan di lemari milik tersangka.