Perjuangkan Nama Demak di TMMD Reguler ke-96

278
Personel TNI dari Kodim 0716 Demak saat mengecek lokasi TMMD di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam. (wahibpribadi/radarsemarang.com)
Personel TNI dari Kodim 0716 Demak saat mengecek lokasi TMMD di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam. (wahibpribadi/radarsemarang.com)
Personel TNI dari Kodim 0716 Demak saat mengecek lokasi TMMD di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam. (wahibpribadi/radarsemarang.com)
Personel TNI dari Kodim 0716 Demak saat mengecek lokasi TMMD di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam. (wahibpribadi/radarsemarang.com)
DEMAK-Ada banyak hal yang diperjuangkan oleh Dandim 0716 Demak, Letkol Inf Nanang TT Wibisono, di momen TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-96 dengan sasaran Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam. Di antaranya, selain fungsi komando yang harus mensukseskan semua tahapan pelaksanaaan mulai dari pra, pembukaan hingga penutupan, tampaknya Dandim sadar bahwa nama besar Demak otomatis melekat diperjuangkan.

“Otomatis, ajang TMMD Reguler bukan hanya kerja atau gawe dari jajaran Kodim Demak, melainkan gawe pemerintahan Demak, untuk itu dukungan semua pihak kami harapkan,” katanya, kemarin.

Apa yang dikemukakan orang nomor satu di jajaran Kodim 0716 Demak, tampaknya cukup rasional. Sebab, Demak dipilih Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI, Jendral Mulyono, sebagai kabupaten yang menjadi lokasi dimulainya pelaksanaan TMMD Reguler ke-96 tahun 2016, di seluruh Indonesia. Konsekuensinya, banyak pejabat pusat yang akan datang ke Demak. Mereka akan melihat dari dekat potensi Kabupaten Demak secara keseluruhan, termasuk potensi ketersediaan pangan.

Karena itu, kata dia, menjelang pembukaan TMMD yang rencananya akan dilaksanakan pada 3 Mei mendatang, Dandim Nanang T.T Wibisono kesibukannya sanga luar biasa. Selain harus megendalikan jajaran juga disibukan dengan kewajiban untuk paparan ke komando atas. “Sekali lagai mohon dukungan dari semua pihak, agar nama Demak juga semakin menasional,” harapnya. (hib/ap)