Kreativitas Guru untuk Pembelajaran Bermutu

323

image001-web

Oleh: Mulyono, S.Si

MERUJUK dari pernyataan Mendikbud Anies Baswedan dalam acara Ramah Tamah Pemilihan Guru Berprestasi dan Berdedikasi 2015 di Hotel Grand Sahid Jakarta beberapa waktu silam mengatakan bahwa guru adalah kunci dalam ekosistem pendidikan. Seorang guru dapat mengubah hidup siswa dan mengubah kehidupan bangsa. Karena itu, beliau meminta para guru dan tenaga kependidikan yang terpilih sebagai guru berprestasi dan berdedikasi, dapat menularkan semangat semangat dan idealismenya kepada rekan-rekan sesama guru di lingkungan sekitarnya. Pesan beliau juga bahwa di pundak para guru yang terpilih kini terletak peran tambahan, yakni sebagai agen perubahan (agent of change).

Semantara dalam kesempatan penganugrahan para juara, beliau berpesan bahwa para guru harus senantiasa menumbuhkan suasana pembelajaran yang merdeka. “Merdeka memiliki makna yang berbeda dengan bebas. Dalam kata ‘merdeka, terdapat nuansa tanggung jawab kemerdekaan dalam pembelajaran atau dunia pendidikan itu bertujuan untuk menciptakan ruang bagi peserta didik maupun guru untuk berkreasi berprestasi, sehingga dapat mendorong munculnya terobosan dan inovasi.” (Majalah Guru Edisi 2 Tahun I Desember 2015)

Dari kutipan di atas dapat kita tarik satu kesimpulan bahwa peran guru di sini sangatlah penting dalam pembentukan generasi bangsa. Untuk itu, perlu adanya pembelajaran yang bermutu. Sedangkan untuk menciptakan pembelajaran yang bermutu dibutuhkan adanya terobosan, inovasi, dan tentu hal tersebut menuntut adanya kreativitas di diri seorang guru. Terlebih saat ini berada di abad 21 yang jelas beda dengan masa di mana kita belajar dulu.

Tantangan tentu lebih berat, kompleks dan penuh kompetisi. Untuk menjawab tantangan di abad 21, siswa perlu menguasai empat kemampuan dasar atau yang disebut dengan Four Cs, yakni creativity (kreativitas), critical thinking (kemampuan berpikir kritis), communication skills (kemampuan berkomunikasi) dan collaboration (kemampuan bekerja sama). Oleh sebab itu, kita sebagai guru harus tanggap dan menyadari hal tersebut, guna menyiapkan siswa sebagai pengisi abad 21 yang berkarakter dan berbudaya prestasi.