JADI TARGET: Usaha rumah makan yang menjadi sasaran penipuan polisi gadungan. (A CHRISTIAN/RADAR SOLO)
JADI TARGET: Usaha rumah makan yang menjadi sasaran penipuan polisi gadungan. (A CHRISTIAN/RADAR SOLO)
JADI TARGET: Usaha rumah makan yang menjadi sasaran penipuan polisi gadungan. (A CHRISTIAN/RADAR SOLO)
JADI TARGET: Usaha rumah makan yang menjadi sasaran penipuan polisi gadungan. (A CHRISTIAN/RADAR SOLO)

SOLO – Waspada, polisi gadungan berkeliaran dan melakukan modus penipuan terhadap warga. Setelah terdeteksi beraksi di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, pelaku menyasar Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres dan menipu Mukijo, 55, warga RT 002/ RW 007 Kampung Sewu, Kelurahan Sewu.

Modus yang digunakan adalah mengaku sebagai anggota Polsek Jebres kemudian mendatangi Mukijo di tempat usaha warung makannya di Jalan Gotong Royong, Kampung Sewu. Pelaku meminta uang dengan dalih untuk keperluan keluarga. Dia juga menyuruh Mukojo menyiapkan 200 porsi nasi bungkus untuk acara gerak jalan yang digelar kelurahan setempat, Minggu (17/4).

Lantaran pelaku mengaku panitia acara dan hafal saat menyebut sejumlah pegawai kelurahan, Mukijo teperdaya dengan memberikan uang Rp 250 ribu dan menyanggupi membuatkan nasi bungkus.

“Polisi gadungan ini sempat pamit dan mengaku ke kelurahan sebentar. Katanya mau ambil uang dari panitia guna pembayaran uang DP. Setelah kembali, dia mengatakan bendahara acara sedang ke luar kota, jadi uang DP-nya menyusul,” beber Mukijo.