Petugas Dishub Datang, Jukir Liar Menghilang

230
PENERTIBAN: Razia parkir yang dilakukan petugas gabungan Dishubkominfo, Denpom dan Satlantas Polrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENERTIBAN: Razia parkir yang dilakukan petugas gabungan Dishubkominfo, Denpom dan Satlantas Polrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENERTIBAN: Razia parkir yang dilakukan petugas gabungan Dishubkominfo, Denpom dan Satlantas Polrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENERTIBAN: Razia parkir yang dilakukan petugas gabungan Dishubkominfo, Denpom dan Satlantas Polrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang, Kamis (14/4) kemarin, kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) terkait keberadaan juru parkir (jukir) liar di sejumlah ruas jalan di Kota Semarang. Selain itu, juga menindak jukir yang dinilai telah menyalahi aturan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, tim yang terdiri atas petugas Dishubkominfo Kota Semarang, Denpom dan Satlantas Polrestabes Semarang itu mulai menyusuri sejumlah jalan protokol. Antara lain, Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran, Kawasan Simpang Lima, Jalan KH Ahmad Yani, dan Jalan Imam Bonjol. Dalam razia itu, masih banyak ditemukan kendaraan yang diparkir tidak sesuai tempatnya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Bidang Perparkiran Dishubkominfo Kota Semarang, Danang Kurniawan, yang memimpin sidak tersebut mengatakan, operasi penertiban parkir ini merupakan agenda rutin yang dilakukan tim gabungan di seluruh ruas jalan di Kota Semarang. ”Kali ini, kami fokus di jalan utama dan jalan-jalan yang rawan terjadi pelanggaran parkir,” ujarnya di sela-sela kegiatan penertiban.

Ditambahkan dia, sasaran dari operasi penertiban ini adalah pemilik kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang memarkirkan kendaraannya di area terlarang. Misalnya, di area pedestrian atau depan halte pemberhentian angkutan umum. ”Selain itu, kami juga menertibkan juru parkir yang tak berizin atau yang berizin akan tetapi memungut (tarif) di atas ketentuan,” katanya.