Mutasi, Tinggalkan 28 Perkara

346
SERTIJAB : Kasie Pidsus Kejari Kajen, Tomyy Untung Setiawan menerima berkas perkara dari Nyoman Suji Agusdina Aryartha yang dipindahtugaskan ke Kejari Muara Tebo, Provinsi Jambi. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERTIJAB : Kasie Pidsus Kejari Kajen, Tomyy Untung Setiawan menerima berkas perkara dari Nyoman Suji Agusdina Aryartha yang dipindahtugaskan ke Kejari Muara Tebo, Provinsi Jambi. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERTIJAB : Kasie Pidsus Kejari Kajen, Tomyy Untung Setiawan menerima berkas perkara dari Nyoman Suji Agusdina Aryartha yang dipindahtugaskan ke Kejari Muara Tebo, Provinsi Jambi. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERTIJAB : Kasie Pidsus Kejari Kajen, Tomyy Untung Setiawan menerima berkas perkara dari Nyoman Suji Agusdina Aryartha yang dipindahtugaskan ke Kejari Muara Tebo, Provinsi Jambi. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kajen Pekalongan, kembali melakukan rotasi pejabat di lingkungannya. Kali ini, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kajen, Nyoman Suji Agusdina Aryartha dipindahtugaskan dengan jabatan yang sama di Kejari Muara Tebo, Provinsi Jambi, mulai Kamis (14/4) kemarin. Posisinya, digantikan oleh Tomyy Untung Setiawan yang sebelumnya menjabat Satgas Pidsus Jawa Tengah.

Kepala Kejari Kajen, Ahelia Abustam mengatakan bahwa mutasi Nyoman Suji tidak terkait adanya desakan sejumlah pihak, tapi merupakan rotasi biasa dalam sebuah organisasi. Meski begitu, dengan datangnya Tomyy, akan membawa penyegaran dan diharapkan bisa menyelesaikan serta menunjang kinerja di Kejari Kajen.

“Saya harap dengan adanya Tomyy sebagai Kasie Pidsus baru, dapat menyelesaikan kasus korupsi dengan baik dan cepat, baik kasus baru maupun lama,” kata Ahelia usai melakukan acara serah terima jabatan Kasie Pidsus.

Sementara itu, Humas Kejari Kajen, Selamet Haryadi yang juga menjabat sebagai Kasie Intelijen menegaskan bahwa Kasie Pidsus yang baru mempunyai banyak tugas. Ada 28 perkara yang harus diselesaikan, terdiri atas Penyelidikan (lid) 1 perkara, Penyidikan (dik) 22 perkara, dan Penuntutan (tut) 5 perkara.

“Tomyy sebelumnya telah banyak meraih prestasi, karena banyak menangani kasus korupsi, seperti kasus Bansos di Provinsi Jateng serta menjadi salah satu penyidik dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di RSUD Kraton, yang saat ini masih ditangani oleh Kejati Jateng, “ jelas Selamet. (thd/ida)

Silakan beri komentar.