Pertanyaan :

Assalamu’alaikum yth Bapak DR KH Ahmad Izzuddin, M Ag di Jawa Pos Radar Semarang yang saya hormati dan saya takzimkan. Bagaimana hukumnya mengonsumsi suplemen atau obat agar kerja menjadi lebih semangat? Mohon jawabannya nggih pak kiai. Wassalamu’alaikum Warahmatullah.

Nawawi, 089681086xxxdi Semarang

Jawaban :

Wa’alaikumussalam Warahmatullah Saudara Jon di Semarang yang saya hormati dan semoga selalu mendapat rahmat dari Allah SWT. Terima kasih atas pertanyaannya.

Memang, bagi seseorang yang memiliki kesibukan luar biasa layaknya olahragawan, pekerja kantor, pekerja bangunan dan lain sebagainya, mengonsumsi obat penambah stamina, atau dopping sebelum beraktivitas merupakan hal yang biasa terjadi di sekitar kita, mulai dari jenis obat pil, serbuk, atau juga jamu. Efek obat di atas memang bisa dirasakan langsung. Seperti halnya badan terasa lebih berstamina, konsentrasi terjaga, dan tidak mudah lelah,

Hukum mengonsumsi suplemen di atas adalah diperbolehkan dengan beberapa ketentuan. Pertama, komposisi suplemen yang digunakan adalah halal dan tidak berakibat dlarar, karena dalam hadis Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya Allah SWT tidak menjadikan kesembuhan kalian pada hal yang diharamkan oleh Allah” (HR. Hakim). Karena jika menyebabkan dlarar, maka hukumnya tidak boleh, seperti pendapat medis bahwa mengonsumsi obat dopping dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kerusakan organ tubuh, salah satunya organ ginjal.

Kedua, mengonsumsinya untuk tujuan atau aktivitas yang tidak dilarang oleh syariat, karena setiap perantara kemaksiatan hukumnya sama dengan kemaksiatan tersebut. Dalam kaidah fiqih disebutkan, lil wasa’ili, hukmul maqosid, atau bagi setiap perantara dalam melakukan sesuatu, maka berlaku hukum tujuannya. Ketiga, mengonsumsi suplemen dalam batas aman, atau tidak membahayakan bagi tubuh. Karena dalam hadis dijelaskan, bahwa manusia dilarang untuk mencelakai diri sendiri dan juga orang lain. Laa Dharara Wala Dhirara.

Demikian jawaban dan penjelasan dari saya, wallahu a’lam bisshowab. Semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. (*/ric/ce1)