BUTUH LAWAN: Tim sepak bola Jateng saat berlaga di Pra-PON lalu di Bandung. Soni Setiawan dkk berkesempatan menjajal kompetisi Liga Nusantara Jateng sebagai tim tamu dengan jatah enam kali laga. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUTUH LAWAN: Tim sepak bola Jateng saat berlaga di Pra-PON lalu di Bandung. Soni Setiawan dkk berkesempatan menjajal kompetisi Liga Nusantara Jateng sebagai tim tamu dengan jatah enam kali laga. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUTUH LAWAN: Tim sepak bola Jateng saat berlaga di Pra-PON lalu di Bandung. Soni Setiawan dkk berkesempatan menjajal kompetisi Liga Nusantara Jateng sebagai tim tamu dengan jatah enam kali laga. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUTUH LAWAN: Tim sepak bola Jateng saat berlaga di Pra-PON lalu di Bandung. Soni Setiawan dkk berkesempatan menjajal kompetisi Liga Nusantara Jateng sebagai tim tamu dengan jatah enam kali laga. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebagai tim tamu di ajang Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016, tim sepak bola Jateng dijadwalkan melakoni enam laga pada babak penyisihan grup kompetisi amatir itu. Dalam kurun waktu pada bulan April hingga Mei, tim asuhan Anjar Jambore akan menghadapi Persik Kendal pada laga pertama (27 April), kemudian menantang Persiku Kudus (1 Mei) dan Persekaba Blora (4 Mei).

Pada putaran kedua, Soni Setiawan dkk akan kembali melakoni tiga pertandingan yaitu lawan Persebi Boyolali (18 Mei) kemudian Persiharjo Unsa Asmi (22 Mei) dan terakhir akan dijamu PSIP Pemalang.

“Salah satu evaluasi kami di Pra-PON lalu adalah mental bertanding anak-anak yang masih kurang, dan itu hanya bisa diperbaiki dengan ikut kompetisi. Kemarin peserta Linus Jateng sudah setuju agar tim PON Jateng diikutkan di kompetisi sebagai tim tamu,” kata Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng.

Sementara mengenai minimnya jumlah pemain yang akan bergabung dalam Training Camp (TC) menuju PON ini, Manajer tim Sepak Bola Jateng, Kairul Anwar menambahkan, tim pelatih akan segera memburu pemain tambahan.