SEMARANG – Pengprov Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jateng terus memantau performa pemain putra PON XIX Jateng yang tampil di Indonesian Basketball League (IBL). Ada beberapa pemain Jateng yang kini tengah membela klub yang berlaga di kompetisi basket profesional di Indonesia tersebut.

”Kami terus melihat perkembangan pemain Jateng di klub masing-masing. Sejauh ini penampilan mereka cukup baik di IBL. Hal ini bisa dilihat banyak pemain Jateng yang menjadi starting five. Ini membuktikan penampilan skuad Jateng sangat baik di klub,” tutur Manajer tim basket putra PON XIX Jateng Sukahat Harianja.

Saat ini memang belum bisa secara penuh melakukan sentralisasi latihan karena sebagian pemain tampil di IBL. Bagi Sukahat, hal itu bukanlah kendala karena pemainnya adalah profesional dan bisa beradaptasi dengan cepat. Saat ini, ada 18 nama yang masuk dalam skuad asuhan Efri Meldi itu. Dalam waktu dekat, jumlah tersebut akan diciutkan menjadi 15 pemain. ”Materi kali ini jauh lebih komplet dibanding skuad PON XVIII 2012 Riau. Selain itu, postur tubuh pemain sangat ideal. Ini menjadi keuntungan sendiri bagi Jateng. Di sisi lain, sebagian besar pemain masih berusia muda. Bahkan ada yang masih duduk di bangku SMA,” jelas dia.

Terkait seleksi pemain, Sukahat menegaskan menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih. Pengurus Perbasi Jateng dan manajemen tim PON tak melakukan intervensi terkait pemain. Hal ini menjadi wewenang penuh pelatih. Pemain yang dipilih tentu terkait erat dengan kebutuhan tim dan strategi pelatih.

Arsitek tim putra Jateng Efri Meldi masih ingin melihat performa terbaik pemainnya. Rencananya, jeda IBL nanti, skuadnya akan kembali berkumpul di pemusatan latihan. ”Terus terang, saya diuntungkan dengan materi yang ada. Setidaknya, sudah ada gambaran tim ini akan seperti apa. Tapi, kami akan masih memantau perkembangan mereka. Gambaran bisa berubah,” tandas Efri yang juga perlatin tim IBL Satya Wacana Salatiga itu. (bas/smu)