PASAR GEMUK: Para pekerja di pabrik Viar Motor Indonesia di kawasan BSB Semarang tengah merampungkan perakitan motor traik Cross-X, kemarin. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PASAR GEMUK: Para pekerja di pabrik Viar Motor Indonesia di kawasan BSB Semarang tengah merampungkan perakitan motor traik Cross-X, kemarin. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PASAR GEMUK: Para pekerja di pabrik Viar Motor Indonesia di kawasan BSB Semarang tengah merampungkan perakitan motor traik Cross-X, kemarin. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PASAR GEMUK: Para pekerja di pabrik Viar Motor Indonesia di kawasan BSB Semarang tengah merampungkan perakitan motor traik Cross-X, kemarin. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Di tengah persaingan sengit berbagai merek di pasar motor matik serta motor sport, ada pasar potensial yang terlewatkan oleh yakni trail. Padahal permintaan pasar untuk motor jenis trail di Tanah Air cukup tinggi.

Peluang ini ditangkap oleh PT Triangle Motorindo, produsen Viar Motor Indonesia. Memproduksi motor jenis trail sejak dua tahun lalu, hingga saat ini produksi motor jenis ini di pabrik Viar yang terletak di Bukit Semarang Baru (BSB) terus meningkat.

Agus Julianto, Factory Manager PT Triangle Motorindo, mengatakan, dalam setahun pabrik yang dipimpinnya memproduksi trail antara 10 ribu hingga 12 ribu unit. Angka tersebut mencapai 30 persen dari keseluruhan produksi Viar yang mencapai 40 ribu unit per tahun. “Itu produksi di tahun 2015 lalu. Terbesar tetap motor roda tiga yang mencapai 20 ribu unit produksi kami per tahun, namun permintaan trail terus meningkat,” tandasnya.

Motor trail, lanjut Agus, di antaranya digunakan untuk kegiatan sport yang saat ini sedang digemari yakni trabas. Selain itu permintaan juga datang dari pemerintahan yang menggunakan motor trail ini untuk kegiatan dinas. “Biasanya untuk dinas atau instansi yan mengunakan motor trail sebagai transportasi ke daerah pegunungan atau desa-desa yang kondisi jalannya belum bagus. Selain itu, banyak juga pembeli traik Viar ini untuk motor harian,” ujarnya.