UNBK Masih Terkendala Teknis

203
Muh Zen Adv (Radar Semarang files)
Muh Zen Adv (Radar Semarang files)
Muh Zen Adv (Radar Semarang files)
Muh Zen Adv (Radar Semarang files)

SEMARANG – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) tahun ini dianggap lebih memudahkan siswa dibanding sistem ujian nasional yang masih menggunakan kertas atau Paper Based Test (PBT). Hanya saja, UNBK tidak maksimal, karena belum semua sekolah di Jawa Tengah ini memiliki peralatan komputer.

Ujian juga terkendala teknis seperti listrik yang tiba-tiba mati. ”Pemerintah harus turun tangan. Agar maksimal, pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk pengadaan komputer di semua sekolah. Dengan cara ini, UNBK atau CBT ini bisa segera dilakukan di semua sekolah yang ada,” kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah Joko Purnomo.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, jika pengadaan komputer dibebankan kepada masing-masing sekolah, maka akan memberatkan, dan tidak akan bisa dipastikan kapan semua sekolah bisa menerapkan UNBK. Sebab tidak semua sekolah mampu melakukan pengadaan komputer sendiri. ”Sebentar lagi kan pengelolaan SMA diambil alih provinsi. Maka, pemprov perlu berpikir untuk mengalokasikan pengadaan komputer itu. SMP tanggung jawab pemkab. Untuk MTs/MA tanggung jawab Kemenag pusat,” ucapnya.