Istri Tewas, Suami Kritis

Minibus Maut Tabrak Motor

505

Yuliarsih, 31, perawat yang berada di ruang ICU Puskesmas Subah, ketika dikonfirmasi mengatakan, Darmadi mengalami luka cukup serius yakni pada kepala, bahu sebelah kanan, dan patah tulang kaki sebelah kiri.

Menurutnya karena kerasnya benturan pada kepala, Darmadi belum sadar sejak terjadinya kecelakaan pada Rabu (6/4) malam dan masih berada di ruang ICU. “Pihak keluarga dari Batang sudah ada yang datang, namun yang dari luar kota belum menjenguk,” ungkap Yuliarsih.

Sementara itu, Sutarjo, 45, warga Desa Wuni, Kecamatan Subah, saksi mata yang melihat kecelakaan tersebut mengatakan bahwa di Jalur Pantura Desa Wuni, pada malam hari sering terjadi kecelakaan. Karena warga Desa Wuni sering menyeberang ke desa sebelah, sedangkan kondisi jalan cukup ramai dan gelap.

Menurutnya kecelakaan terjadi karena padamnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), kondisi jalan yang gelap dan sopir diduga tidak melihat ketika ada warga yang menyeberang. “Jalan raya pantura Desa Wuni sangat gelap kalau malam, karena sepanjang jalan pantura tersebut gelap tak ada penerangan,” katanya.

Hingga kini kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Laka Satlantas Polres Batang. Adapun barang bukti berupa minibus dan sepeda motor korban, masih berada di Mapolsek Subah. (thd/ric)