BIDIK : Salah satu anggota Polsek Pekalongan Barat saat dilatih membidik sasaran dalam latihan pengamanan markasnya, Kamis (7/4). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BIDIK : Salah satu anggota Polsek Pekalongan Barat saat dilatih membidik sasaran dalam latihan pengamanan markasnya, Kamis (7/4). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BIDIK : Salah satu anggota Polsek Pekalongan Barat saat dilatih membidik sasaran dalam latihan pengamanan markasnya, Kamis (7/4). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BIDIK : Salah satu anggota Polsek Pekalongan Barat saat dilatih membidik sasaran dalam latihan pengamanan markasnya, Kamis (7/4). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN – Tidak hanya anggota Polres Pekalongan Kota yang berlatih mengamankan markasnya, anggota Mapolsek Barat juga turut dilatih. Sekaligus untuk menghadapi kejahatan di wilayah hukumnya.

Polsek Pekalongan Barat yang merupakan bagian dari wilayah Hukum Polres Pekalongan Kota, berlatih menanggulangi kejahatan dengan Sistem Alarm Stelling pengamanan markas.
Agar semakin fasih, anggota melakukan pelatihan, pada Kamis (7/4) setelah apel pagi.

Kapolsek Pekalongan Barat Kompol Darnyo menjelaskan, tempatnya sengaja mengadakan sosialisasi dan pelatihan Alarm Stelling, untuk mengukur kemampuan anggotanya.

“Kami ingin tahu tingkat kecepatan, kepekaan, kesiapsiagaan, serta ketanggapan personel Polsek Pekalongan Barat apabila terjadi suatu tindak kejahatan di wilayah hukumnya,” ucapnya di sela-sela pelatihan.