jatuh brt

SEMARANG – Nasib nahas dialami Yohanna Rusiyah, 50, warga Perumahan Bukit Bringin Asri II/A No 284 Ngaliyan. Penumpang bus rapid transit (BRT) Trans Semarang ini, Rabu (6/4) sekitar pukul 07.00 kemarin, terjatuh dan menderita luka saat akan naik armada bus tersebut. Musibah itu terjadi di shelter BRT depan Kantor Samsat Pedurungan, Jalan Brigjen Sudiarto.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang, Joko Umboro Jati, mengaku telah menerima laporan kecelakaan di shelter BRT tersebut. Atas kejadian tersebut, pihaknya akan segera melakukan evaluasi terhadap jajarannya.

”Kami sudah menerima laporannya. Kemungkinan yang bersangkutan terpeleset. Namun kita tetap melakukan evaluasi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Ia menceritakan, insiden itu terjadi sekitar 07.00 di shelter depan Kantor Samsat Pedurungan. Penumpang tersebut hendak naik bus BRT koridor I jurusan Penggaron-Mangkang mengalami hilang keseimbangan, sehingga yang bersangkutan terjatuh. Kendati demikian, ia memastikan kondisi bus dalam kondisi berhenti. ”Penumpang tersebut berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 50-an dan hendak menuju kota atau arah Mangkang,” ujarnya.