KOMPAK: Anggota Komunitas Holden Semarang saat touring bersama. (DOKUMENTASI KOMUNITAS HOLDEN SEMARANG)
KOMPAK: Anggota Komunitas Holden Semarang saat touring bersama. (DOKUMENTASI KOMUNITAS HOLDEN SEMARANG)
KOMPAK: Anggota Komunitas Holden Semarang saat touring bersama. (DOKUMENTASI KOMUNITAS HOLDEN SEMARANG)
KOMPAK: Anggota Komunitas Holden Semarang saat touring bersama. (DOKUMENTASI KOMUNITAS HOLDEN SEMARANG)

Mungkin masih banyak yang jarang mendengar mobil dengan brand Holden. Karena itulah, Komunitas Holden Semarang hadir untuk mengenalkannya. Memang mobil ini sudah tidak diproduksi lagi dan tergolong mobil antik. Seperti apa?

AJIE MAHENDRA

KOMUNITAS Holden Semarang hadir untuk mengedukasi masyarakat mengenai mobil-mobil tua. Sang ketua, Akbar Khobir, mengaku ingin mengajak masyarakat mengenal dan melestarikan mobil-mobil antik. ”Salah satunya dengan Holden ini. Di mana kami lihat banyak orang yang belum tahu banyak tentang Holden,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Berbagai varian besutan Holden boleh dibilang sudah masuk dalam komunitas yang kini memiliki 50 anggota. Sebut saja Statesman, Kingswood, Belmont, dan beberapa jenis Holden lain. Memang, tidak semua anggota punya Holden. Tapi, komunitas ini memang tidak mewajibkan anggotanya punya koleksi mobil antik.

”Setidaknya, mereka bisa ikut melestarikan kendaraan kuno agar tidak hilang ditelan zaman,” katanya.