Lemah di Sektor Wing Bek

335
DIANDALKAN: Striker PSIS Johan Yoga Utama, dikepung dua pemain PS USM dalam ujicoba sore kemarin di Stadion Jatidiri, Semarang. Sektor penyerang PSIS cukup mantap di kompetisi ISC-B nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIANDALKAN: Striker PSIS Johan Yoga Utama, dikepung dua pemain PS USM dalam ujicoba sore kemarin di Stadion Jatidiri, Semarang. Sektor penyerang PSIS cukup mantap di kompetisi ISC-B nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIANDALKAN: Striker PSIS Johan Yoga Utama, dikepung dua pemain PS USM dalam ujicoba sore kemarin di Stadion Jatidiri, Semarang. Sektor penyerang PSIS cukup mantap di kompetisi ISC-B nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIANDALKAN: Striker PSIS Johan Yoga Utama, dikepung dua pemain PS USM dalam ujicoba sore kemarin di Stadion Jatidiri, Semarang. Sektor penyerang PSIS cukup mantap di kompetisi ISC-B nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS harus segera mendapatkan suntikan tenaga winger sebelum benar-benar turun di Indonesia Soccer Championship (ISC) B yang rencananya akan mulai diputar 30 April 2016 mendatang. Hal itu terlihat dari laga uji coba lawan PS USM yang dilakoni tim berjuluk Mahesa Jenar itu di Stadion Jatidiri Semarang Rabu (6/4) sore kemarin. Praktis PSIS hanya mengandalkan Frangky Mahendra di pos gelandang sayap itu.

Sisanya, coach Eko Riyadi sore kemarin harus bereksperimen dengan beberapa pemain seperti striker Hari Nur Yulianto dan bek sayap Taufik Hidayat di geser untuk bermain di sektor gelandang sayap.

Hasilnya memang kurang maksimal. Kedua pemain yang menempati pos baru tersebut belum bisa memberikan kontribusi positif untuk tim. Baik Hari Nur maupun Taufik masih terbiasa memainkan peran mereka sebagai striker dan bek sayap. “Posisi winger memang menjadi prioritas kami saat ini setelah beberapa pemain seperti Bakori Andreas dan Indra Setiawan memutuskan tidak bergabung lagi praktis kami hanya memiliki Franky Mahendra,” terang coach Eko Riyadi.