“Pelaku kami tangkap di Genuk, lalu kami kembangkan. Saat ditangkap, ada yang hendak melarikan diri dan melawan petugas sehingga petugas terpaksa menembak kaki mereka. Sebelumnya juga sudah ada yang tertangkap, lari, lalu ketangkap lagi,” ujar Kapolres.

Menurutnya, mereka adalah spesialis pecuri mesin traktor. Selain mudah dicuri, penjualannya juga cepat laku. Karena itu, Kapolres mengimbau masyarakat jangan menaruh traktor di sawah. Kalaupun di sawah mestinya dalam pengawasan.

“Adanya aksi pencurian seperti ini, karena pelaku melihat ada niat dan kesempatan. Dengan demikian, warga sendiri yang harus tahu kondisinya bagaimana,” katanya. (hib/ida)