KAMPUNG KB: Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat meresmikan Kampung KB di Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KAMPUNG KB: Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat meresmikan Kampung KB di Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Selasa (5/4) kemarin, meresmikan kampung Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara. Peresmian ini merupakan kali pertama yang dilakukan dari beberapa kampung yang telah direncanakan.

”Alasan dipilihnya kelurahan ini sebagai Kampung KB karena memang banyaknya pasangan subur yang ada di sini. Selain itu, masih banyak juga yang tergolong kurang mampu,” ujarnya mewakili Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang berhalangan hadir.

Ia menjelaskan, jumlah penduduk Kota Semarang saat ini mencapai 1,5 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 262.780 dan jumlah peserta aktif KB sebanyak 200.235. ”Hal ini menunjukkan masih diperlukan adanya peningkatan program KB, sehingga benar-benar memberikan hasil optimal bagi peningkatan kesejahteraan keluarga,” ungkap perempuan yang akrab disapa Mbak Ita itu.