Kajari Ambarawa Dihadiahi Ayam Betina

Lamban Ungkap Kasus Korupsi

405
DESAK USUT KORUPSI: Koordinator LSM dan elemen Kabupaten Semarang, Yohanes Sugiwiyarno, menyerahkan ayam betina dan borgol kepada Kajari Ambarawa, Said Muhamad, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DESAK USUT KORUPSI: Koordinator LSM dan elemen Kabupaten Semarang, Yohanes Sugiwiyarno, menyerahkan ayam betina dan borgol kepada Kajari Ambarawa, Said Muhamad, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DESAK USUT KORUPSI: Koordinator LSM dan elemen Kabupaten Semarang, Yohanes Sugiwiyarno, menyerahkan ayam betina dan borgol kepada Kajari Ambarawa, Said Muhamad, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DESAK USUT KORUPSI: Koordinator LSM dan elemen Kabupaten Semarang, Yohanes Sugiwiyarno, menyerahkan ayam betina dan borgol kepada Kajari Ambarawa, Said Muhamad, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

AMBARAWA- Sebanyak 15 orang koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan sejumlah elemen masyarakat yang peduli terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi di Kabupaten Semarang mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambarawa, Selasa(5/4) pagi. Mereka mendesak Kejari Ambarawa untuk segera menyelesaikan tunggakan kasus dugaan korupsi serta diminta berani mengungkap kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Semarang dan DPRD Kabupaten Semarang.

Kepada Kepala Kejari Ambarawa, Said Muhamad, rombongan tersebut menyerahkan ayam betina sebagai simbol lambannya pengungkapan kasus korupsi dan menyerahkan borgol sebagai simbol dukungan untuk menangkap tersangka kasus korupsi. Selain menyerahkan ayam dan borgol, gabungan LSM dan elemen masyarakat antikorupsi itu juga menyerahkan berkas informasi kasus yang ada di Kabupaten Semarang.

“Kami ke sini sebenarnya untuk memberi dukungan agar Kejari bekerja sungguh-sungguh dalam mengungkap kasus korupsi di Kabupaten Semarang, terutama yang melibatkan anggota dewan dan pejabat eksekutif pada kurun waktu 2010-2015,” tutur koordinator aksi, Yohanes Sugiwiyarno di hadapan Kajari dan sejumlah pejabat lainnya.