kanan-energi alternatif (2)-web

SEMARANG – Pemprov terus berupaya untuk mengoptimalkan energi baru terbarukan (EBT) di Jawa Tengah. Seperti tenaga surya, air, uranium, tenaga air, panas bumi dan lainnya. Sebab, potensinya sangat besar dan bakal menjadi energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Tapi sayang, berbagai inovasi itu masih belum bisa optimal karena terkendala masalah biaya atau anggaran.

Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Jawa Tengah Edy Sucipto mengatakan, selama ini sumber energi yang digunakan masih sangat tergantung dari energi fosil. Padahal kebutuhan energi semakin meningkat, dan sumber energi fosil bakal habis. Untuk itulah harus dilakukan upaya diversifikasi dan konservasi energi. Salah satunya dengan EBT. ”Potensinya di Jawa Tengah sangat besar dan mendukung dalam upaya diversifikasi dan konservasi energi. Tapi sayang, pemanfaatannya belum optimal karena terbentur anggaran,” katanya dalam diskusi Publik ”Daulat Energi 2017, Menggugah Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan” di Kantor DPD Jawa Tengah, kemarin.