TAMBAH PENGALAMAN: Pelatih dan para pemain basket SD Terang Bangsa berfoto bersama head coach DBL Academy Dimas Muharri dalam kunjungannya di DBL Arena Surabaya, beberapa waktu lalu. (IST)
TAMBAH PENGALAMAN: Pelatih dan para pemain basket SD Terang Bangsa berfoto bersama head coach DBL Academy Dimas Muharri dalam kunjungannya di DBL Arena Surabaya, beberapa waktu lalu. (IST)
TAMBAH PENGALAMAN: Pelatih dan para pemain basket SD Terang Bangsa berfoto bersama head coach DBL Academy  Dimas Muharri dalam kunjungannya di DBL Arena Surabaya, beberapa waktu lalu. (IST)
TAMBAH PENGALAMAN: Pelatih dan para pemain basket SD Terang Bangsa berfoto bersama head coach DBL Academy Dimas Muharri dalam kunjungannya di DBL Arena Surabaya, beberapa waktu lalu. (IST)

SEMARANG – Tim bola basket SD Terang Bangsa menambah pengalaman jam tandingnya dengan melakukan ujicoba ke kota Pahlawan, Surabaya, pada 23-27 Maret 2016 yang lalu. Dengan membawa tom putra dan putrinya, sekolah yang terkenal dengan nama SD Terbang ini menjajal kekuatan tim-tim andalan kota Surabaya seperti CLS KU-12, SD Intan Permata Hati (IPH) dan SD Nation Star Academy (NSA).

Ketiga tim tersebut adalah team yang menjadi langganan juara di kota Surabaya. Bahkan CLS KU-12 adalah pemenang dari kejuaraan nasional kelompok umur 12 tahun beberapa kali.

Menurut pelatih SD Terbang, Joshua Aman, dipilihnya Surabaya karena kota tersebut adalah markas besar kejuaraan DBL yang merupakan parameter kekuatan basket pelajar di Indonesia. Bahkan di Surabaya, kejuaraan antar SD-nya juga sudah ada level DBL SD. Selain itu ujicoba dilakukan untuk menguji program pelatihan dasar-dasar bola basket yang telah berjalan selama empat tahun ini. “Kami berharap program yang kami rancangkan dapat membibit pemain-pemain usia SD yang kelak dapat bersaing dengan pemain negara Asia lainnya. Tahun 1967 tim basket Indonesia adalah tim yang termasuk dalam rangking 4 besar di Asia, saya benar-benar ingin Indonesia kembali bersinar di Asia,” ujarnya.