Puji Lestari Digendong dan Ditandu saat Unas

841
SEMANGAT: Siswi SMKN 1 Demak, Puji Lestari, terpaksa digendong dan ditandu saat akan mengikuti ruang ujian nasional, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Siswi SMKN 1 Demak, Puji Lestari, terpaksa digendong dan ditandu saat akan mengikuti ruang ujian nasional, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Siswi SMKN 1 Demak, Puji Lestari, terpaksa digendong dan ditandu saat akan mengikuti ruang ujian nasional, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Siswi SMKN 1 Demak, Puji Lestari, terpaksa digendong dan ditandu saat akan mengikuti ruang ujian nasional, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PUJI Lestari, siswi jurusan akuntansi SMKN 1 Demak, kemarin harus berjuang keras untuk ikut ujian nasional (unas). Ia datang diantar keluarganya ke sekolah dengan digendong dan ditandu saat memasuki ruang ujian. Sebelumnya, Puji dirawat di sebuah rumah sakit di Semarang. Ia menderita penyakit kanker tulang yang terus menggerogoti kedua kakinya. Puji tidak dapat berjalan lantaran kakinya mengecil. Terpaksa ia menggunakan kursi roda sebagai tempat duduk supaya dapat menyelesaikan soal ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di sekolahnya tersebut.

Puji mengatakan, meski kondisinya sedang sakit berat, ia mengaku siap menjalani unas. ”Terus terang, belajar saya tidak maksimal. Tapi, saya tetap ikut ujian demi masa depan saya,” ungkap dia dengan nada lirih menahan rasa sakit di kakinya.

Keluarga yang mengantar maupun gurunya tidak kuasa menahan rasa haru dengan tekad Puji yang tetap ikut unas tersebut.