Hendi: Belum Ada Gebrakan Nyata dari SKPD

214

”Kami sudah mempunyai pengalaman (buruk) dalam pembangunan Pasar Bulu.”
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dengan tegas meminta kepada jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan percepatan pembangunan khususnya dalam proyek infrastruktur yang dikerjakan Pemerintah pemkot di tahun anggaran 2016.

”Kami akan melakukan evaluasi rutin setiap bulan terkait hal yang telah direncanakan pemerintah. Hal ini untuk meminimalkan silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran) yang masih tinggi di tahun 2015,” ujarnya usai memimpin rapat koordinasi di Lantai 8 Gedung Moh Ichsan Kompleks Balai Kota Semarang, Senin (4/4).

Hendi, sapaan akrabnya menilai, berdasarkan hasil pantauan di lapangan belum ada gebrakan yang nyata dari SKPD sesuai keinginannya untuk menjadikan program kemasyarakatan yang maksimal. Karena itu, pihaknya mengaku telah memberikan kunci-kunci teknis yang harus segera dilakukan oleh SKPD terkait. ”Kita tanya masing-masing SKPD sampai mana progresnya,” imbuhnya.

Ditambahkan Hendi salah satu program prioritas pemkot dalam proyek infrastruktur adalah perbaikan jalan di wilayah pinggiran. Antara lain di Rowosari, Mijen, dan Mangkang. Menurutnya, yang terpenting tidak hanya perencanaan akan tetapi juga pelaksanaan di lapangan. ”Kami sudah mempunyai pengalaman (buruk) dalam pembangunan Pasar Bulu. Karena dikerjakan rekanan yang berbeda-beda, akhirnya saling menyalahkan. Sehingga kualitas tidak dapat dipertanggungjawabkan,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menambahkan, pembangunan infrastruktur yang baik dan sesuai perencanaan akan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Sebagai contoh adalah pembangunan gedung sekolah yang tidak selesai sesuai yang direncanakan akan mengganggu proses pendidikan. ”Karena semua infrastruktur berdampak kepada masyarakat sosial,” pungkas perempuan yang akrab disapa Mbak Ita itu. (fai/zal/ce1)