Pernah Tampil di Depan Gubernur hingga Menteri

Mengenal Kelompok Kesenian Jawa Dwijatama Universitas PGRI Semarang

401
MENJAGA TRADISI: Anggota Kelompok Kesenian Jawa Dwijatama Universitas PGRI Semarang. (M. HARIYANTO/JAW APOS RADAR SEMARANG)
MENJAGA TRADISI: Anggota Kelompok Kesenian Jawa Dwijatama Universitas PGRI Semarang. (M. HARIYANTO/JAW APOS RADAR SEMARANG)
MENJAGA TRADISI: Anggota Kelompok Kesenian Jawa Dwijatama Universitas PGRI Semarang. (M. HARIYANTO/JAW APOS RADAR SEMARANG)
MENJAGA TRADISI: Anggota Kelompok Kesenian Jawa Dwijatama Universitas PGRI Semarang. (M. HARIYANTO/JAW APOS RADAR SEMARANG)

Kelompok Kesenian Jawa Dwijatama eksis di kampus Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Tim kesenian yang beranggotakan 17 mahasiswa ini pernah tampil di depan para pejabat mulai gubernur hingga menteri. Seperti apa?

M. HARIYANTO

KELOMPOK kesenian Jawa Dwijatama terbentuk sejak 2010. Mereka konsen mengembangkan kebudayaan Jawa, mulai seni karawitan, seni tari, hingga ketoprak. Kelompok kesenian ini beranggotakan 17 mahasiswa, termasuk 3 sinden cantik. Mereka kerap tampil di setiap kegiatan kampus. Mulai acara dies natalis, wisuda, hingga menyambut para pejabat yang hadir di kampus UPGRIS.

”Kami pernah tampil saat acara dialog dengan Gubernur Jateng dan Gubernur DIJ. Juga saat Pak Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi meresmikan GOR di gedung kampus III depan Masjid Agung Jawa Tengah lalu,” ungkap salah satu anggota Dwijatama, Chusnul Khotimah kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (3/4) kemarin.

Silakan beri komentar.