20 Warga Tertipu Investasi Emas, Kerugian Rp 5 Miliar

483
MELAPOR: Puluhan korban investasi emas saat mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin. (JPG)
MELAPOR: Puluhan korban investasi emas saat mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin. (JPG)
MELAPOR: Puluhan korban investasi emas saat mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin. (JPG)
MELAPOR: Puluhan korban investasi emas saat mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin. (JPG)

SEMARANG – Bisnis investasi yang menjanjikan keuntungan besar masih menjadi daya tarik bagi masyarakat. Bahkan satu orang bisa menggelontorkan uang ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk berinvestasi. Tapi tak sedikit bisnis yang cukup menjanjikan tersebut dijadikan modus penipuan. Terakhir, 20 orang mengadu ke Polrestabes Semarang terkait dugaan kasus penipuan bermodus investasi emas. Masing-masing korban mengaku tertipu mulai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Orang yang diduga melakukan penipuan tersebut adalah Veronica Edwina alias Veve, 23, warga Jalan Dargo, Semarang Timur. Oleh 20 korban, Veve dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang pada Kamis (31/3) malam. Ia diduga ”menilap” uang para investor (korban, Red) hingga mencapai Rp 5 miliar. Untuk melancarkan aksi dan merekrut investor, Veve mengaku sebagai pengusaha dan broker salah satu perusahaan trading ternama. Bahkan, ia juga menjanjikan keuntungan 15 sampai 40 persen dari modal yang diinvestasikan, dan modal akan kembali selama kurun waktu satu tahun.