DIBERSIHKAN: Sepanjang Jalan KH Agus Salim depan Pasar Johar mulai bersih dari lapak pedagang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIBERSIHKAN: Sepanjang Jalan KH Agus Salim depan Pasar Johar mulai bersih dari lapak pedagang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIBERSIHKAN: Sepanjang Jalan KH Agus Salim depan Pasar Johar mulai bersih dari lapak pedagang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIBERSIHKAN: Sepanjang Jalan KH Agus Salim depan Pasar Johar mulai bersih dari lapak pedagang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

”Dalam dua pekan ke depan, kami akan terus melakukan patroli di sini (Jalan KH Agus Salim) agar tidak ada PKL kembali lagi.”

Nurkholis
Kabid Kebersihan dan Pemeliharaan Dinas Pasar Kota Semarang

SEMARANG – Proses relokasi ratusan pedagang Pasar Johar menuju tempat penampungan sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kamis (31/3) kemarin, berjalan sesuai rencana. Sejumlah pedagang di lapak darurat di Jalan KH Agus Salim terlihat mengemasi barang dagangannya sendiri. Tidak hanya itu, para petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga tidak segan membantu para pedagang membongkar lapak yang sulit dirobohkan.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lokasi, proses relokasi berlangsung mulai sekitar pukul 09.00 pagi setelah sebelumnya petugas Satpol PP melakukan apel pagi. Mereka membantu membersihkan sisa-sisa lapak yang berada di sepanjang Jalan KH Agus Salim untuk selanjutnya dimasukkan armada yang telah disiapkan.