TERTANGKAP BASAH : Pengecer judi togel Mundhakir, 35 saat dimasukkan ke ruang tananan Mapolres Pekalongan Kota. (HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERTANGKAP BASAH : Pengecer judi togel Mundhakir, 35 saat dimasukkan ke ruang tananan Mapolres Pekalongan Kota. (HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERTANGKAP BASAH : Pengecer judi togel Mundhakir, 35 saat dimasukkan ke ruang tananan Mapolres Pekalongan Kota. (HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERTANGKAP BASAH : Pengecer judi togel Mundhakir, 35 saat dimasukkan ke ruang tananan Mapolres Pekalongan Kota. (HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN – Tim Buser Polres Pekalongan Kota kembali meringkus pengecer judi togel. Pelaku ditangkap saat menunggu petaruh judi togel di Gang Lestari Kelurahan Sokorejo, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, pada Minggu (27/3) malam.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Supadi menjelaskan, anggotanya berhasil menangkap pengecer dan pengepul judi togel. “Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Akhirnya kami berhasil menangkap tersangka Mundakir, 35, sebagai pengecer dan pengepul judi togel. Dia merupakan warga Benteh, Gang Lestari, Kelurahan Sokorejo, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan,” ucapnya, Senin (28/3).

Perjudian menjadi salah satu target Polres Pekalongan Kota pada tahun ini. Sehingga saat mendapat informasi dari masyarakat bahwa di daerah Kelurahan Sokorejo ada praktik judi togel, anggota Reserse melakukan pengecekan. Ternyata benar bahwa pelaku judi togel tersebut sedang menunggu pembeli. Setelah ditangkap, pelaku langsung diperiksa ternyata benar pada ponsel tersangka berisi taruhan judi togel. “Tak hanya ponsel, kami juga mengamankan lembaran kertas berisi angka taruhan dan uang taruhan judi togel di dalam saku pelaku sebesar Rp 104.000,” ucapnya.

Aksi judi ini dinilai sangat meresahkan masyarakat. Sehingga warga pun cukup aktif dalam memberikan informasi adanya praktik haram ini. Selain ingin kampungnya aman, juga berharap tidak mempengaruhi generasi muda untuk ikut berjudi.

Tersangka Mundakir kini ditahan di Mapolres Pekalongan Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya ini, tersangka terancam pidana selama lima tahun, karena telah melanggar Pasal 303 KUHP tentang Perjudian. (han/ric)