Pengurusan Perizinan Masih Bertele-tele

Masyarakat Butuh Kepastian

219
Supriyadi (DOK JAWA POS RADAR SEMARANG)
Supriyadi (DOK JAWA POS RADAR SEMARANG)
Supriyadi (DOK JAWA POS RADAR SEMARANG)
Supriyadi (DOK JAWA POS RADAR SEMARANG)

”Walaupun sudah dibuat satu atap, pengurusannya masih bertele-tele dan terlalu lama. Saya sendiri pernah merasakan sendiri waktu mengurus KRK (Keterangan Rencana Kota) dan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang hampir satu tahun.”

Supriyadi, Ketua DPRD Kota Semarang

SEMARANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi mengakui jika pengurusan perizinan di Kota Semarang hingga saat ini masih banyak dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, dari dulu hingga sekarang tidak ada perubahan yang signifikan pada sektor pelayanan, khususnya di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Pemkot Semarang.

”Walaupun sudah dibuat satu atap, pengurusannya masih bertele-tele dan terlalu lama. Saya sendiri pernah merasakan sendiri waktu mengurus KRK (Keterangan Rencana Kota) dan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang hampir satu tahun,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (28/3) kemarin.