Jalan di Jateng Bertambah 2 Persen

198

SEMARANG – Pemprov Jawa Tengah telah mencanangkan tahun infrastruktur sejak 2014 dengan alokasi anggaran besar. Sejumlah jalan memang kondisinya sudah bagus, tapi tidak ada penambahan jalan yang signifikan. Bahkan, sampai saat ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2,572 triliun hanya mampu menambah panjang jalan 2 persen.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, persentase panjang jalan dengan lebar 6 meter pada 2015 sebesar 66,46 persen. Persentase ini melebihi target 64,88 persen. Sedangkan persentase panjang jalan provinsi sebagai jalan kolektor (MST ≥ 8,00 Ton) sebesar 74,80 persen sesuai target. ”Anggaran infrastruktur hanya mampu menambah panjang jalan dua persen,” katanya saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2015, dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung DPRD Jateng, kemarin.

Pencanangan tahun infrastruktur yang dimulai 2014 terus berlanjut di 2015. Anggaran untuk penanganan infrastruktur jalan pada 2014 sebesar Rp 1,109 triliun, meningkat menjadi Rp 1,903 triliun pada 2015. Hasilnya panjang jalan yang ditingkatkan kualitas dan kapasitasnya mencapai 393,43 km, bertambah sepanjang 192,07 km dari capaian 2014 sepanjang 201,36 km. ”Perbaikan di sektor infrastruktur ini telah memicu pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” ujarnya.

Penyelenggaraan urusan Pekerjaan Umum (PU) pada 2015 meliputi bidang Bina Marga, Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Keciptakaryaan. Alokasi anggaran urusan PU pada 2015 sebesar Rp 2,07 triliun dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga, Dinas PSDA dan Dinas Ciptakaru, dengan realisasi fisik 99,84 persen dan keuangan 98,56 persen. (fth/ric/ce1)