SEMARANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) belum memutuskan siapa pengganti Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Sulistiyo. Tokoh pembela hak guru tersebut meninggal dunia akibat meledaknya tabung oksigen di Gedung Hyperbaric Center, Rumah Sakit Agkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ketua PGRI Jawa Tengah Widadi mengatakan Sulistyo merupakan Ketua Umum PB PGRI Pusat. Di sisi lain PGRI memiliki tujuh ketua di masing-masing bidang. Guna membahas siapa pengganti Sulistiyo, minggu ini seluruh Ketua PGRI di setiap provinsi di Indonesia akan dikumpulkan.

”Belum diputuskan. Baru Selasa dan Rabu semua dikumpulkan di Jakarta untuk membahas,” kata Widadi, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (27/3). Sementara itu, pemilihan ketua sesuai dengan peraturan organisasi dilakukan melalui kongres.

Namun karena pemilihan kali ini karena sesuatu yang mendesak, maka diperlukan persetujuan dari masing-masing ketua pengurus tingkat provinsi. ”Dari masing-masing tujuh ketua itu nanti juga akan diadakan rapat untuk memilih siapa pengganti (Sulistyo) ke depan,” ujarnya.

Ketika ditanya siapa calon terkuat pengganti Sulistyo, Widadi belum memberikan gambaran. Menurutnya, semua pihak diperbolehkan untuk ikut andil dalam membesarkan organisasi guru tersebut.

Dikatakan pula, dari PGRI Jawa Tengah hingga saat ini juga belum memutuskan untuk mengirim nama yang nantinya diikutkan dalam pencalonan Ketua PB PGRI. ”Kita memang belum sampai membicarakan hal itu, di tingkat Jateng juga kita belum memutuskan siapa yang nantinya ikut dalam pencalonan,” lanjutnya.

Saat ini, tercatat anggota PGRI secara nasional sebanyak lebih dari 1,6 juta orang. Di Jawa Tengah sendiri, tercatat 222 ribu orang sebagai anggota. ”Nanti dalam forum pengurus besar, melalui kongres luar biasa atau cukup dengan rapimnas, dibicarakan pada rapat,” ujarnya.

Adapun proses penggantian Ketum PB PGRI tidak bisa langsung diputuskan karena sudah ada aturan yang harus diikuti. Menurut Widadi, semua keputusannya bersifat organisasi dan bukan perorangan.

Sementara itu, Wakil Ketua PGRI Jateng, Samiaji menambahkan almarhum Sulistiyo memang sudah memasuki tahap terakhir menjadi Ketum PB PGRI, yakni dua tahun masa jabatan lagi selesai. (ewb/ric/ce1)