PENUHI TARGET: Pemain Jateng Soni Setiawan, melewati pemain DI Jogjakarta pada laga Pra-PON di Stadion Arcamanik, Bandung, Kamis (24/3) lalu. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUHI TARGET: Pemain Jateng Soni Setiawan, melewati pemain DI Jogjakarta pada laga Pra-PON di Stadion Arcamanik, Bandung, Kamis (24/3) lalu. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUHI TARGET: Pemain Jateng Soni Setiawan, melewati pemain DI Jogjakarta pada laga Pra-PON di Stadion Arcamanik, Bandung, Kamis (24/3) lalu. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUHI TARGET: Pemain Jateng Soni Setiawan, melewati pemain DI Jogjakarta pada laga Pra-PON di Stadion Arcamanik, Bandung, Kamis (24/3) lalu. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNG – Setelah melalui perjuangan sangat panjang pada masa persiapan, serta merasakan persaingan sengit di babak kualifikasi sepak bola PON XIX, tim sepak bola Jateng akhirnya berhasil mewujudkan ambisi lolos di ajang multievent olahraga empat tahunan tersebut di Jabar, September mendatang. Jateng dan DKI Jakarta akan mewakili Grup A yang merupakan zona Jawa ke PON 2016, selain Jabar yang lolos otomatis karena sebagai tuan rumah.

Kepastian lolosnya sepak bola Jateng ke PON XIX, setelah tim DKI Jakarta mampu menahan imbang Jatim 2-2, pagi kemarin di Stadion Arcamaik, Bandung. Atas hasil tersebut, Jateng dan DKI Jakarta sama-sama mengemas tujuh poin hasil dari dua kali menang dan sekali imbang. Poin ini tak akan terkejar tim lain di klasemen Grup A. Keduanya hanya akan berebut posisi satu dan dua pada pertandingan Minggu (27/3) yang mempertemukan kedua tim. Apapun hasilnya, tak akan terkejar oleh tiga tim lain yakni Jatim, DI Jogjakarta dan Banten.