TEDUH: Pengendara terasa nyaman saat melintasi jalan raya di kawasan hutan kota Demak, jalan Sulan Fatah. (Wahib pribadi/RADAR SEMARANG)
TEDUH: Pengendara terasa nyaman saat melintasi jalan raya di kawasan hutan kota Demak, jalan Sulan Fatah. (Wahib pribadi/RADAR SEMARANG)
TEDUH: Pengendara terasa nyaman saat melintasi jalan raya di kawasan hutan kota Demak, jalan Sulan Fatah. (Wahib pribadi/RADAR SEMARANG)
TEDUH: Pengendara terasa nyaman saat melintasi jalan raya di kawasan hutan kota Demak, jalan Sulan Fatah. (Wahib pribadi/RADAR SEMARANG)

DEMAK-Hutan kota di Jalan Sultan Fatah, Kota Demak hingga kini masih sangat membutuhkan perluasan. Sebab, lahan hutan kota baru sekitar 600 meter persegi. Padahal, yang dibutuhkan minimal 2,5 hektare.

Rencana perluasan kawasan hutan kota sebetulnya sudah diusulkan beberapa tahun lalu. Namun, hingga kini belum juga terealisasi.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Pemkab Demak Suyatman mengungkapkan, penambahan areal hutan kota dapat dilakukan hingga kawasan lapangan dan gedung olah raga KONI, di Jalan Sultan Hadiwijaya. Sebelumnya halaman bagian depan stadion bagian selatan juga sudah mulai diuruk tanah padas. Namun, pengurukan tersebut sementara ini tidak dapat dilanjutkan karena ada rencana dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan dan Energi (DPUPPE) untuk membangun kios untuk pedagang kaki lima (PKL).