Vonis, Dikembalikan Kepada Orangtuanya

382

UNGARAN–Perseteruan ayah dan anak tiri yang dilaporkan karena mencuri uang milik ayah tirinya berakhir sudah. Pengadilan Negeri (PN) Ungaran, Kabupaten Semarang akhirnya menjatuhkan vonis bersalah terhadap SA, 19 , warga Banyumanik, Kota Semarang yang dituduh mencuri uang milik mantan ayah tirinya, Novel Sungkar, 46, warga Sebantengan, Ungaran Timur. Hakim hanya menjatuhkan hukuman terhadap SA untuk dikembalikan kepada orang tua kandungnya Yusiati TW untuk diberi pembinaan.

“Hukuman yang dijatuhkan berupa tindakan menyerahkan kembali terdakwa kepada orang tuanya Yusiati TW,” tutur Humas PN Ungaran Eduart MP Sialoho, Kamis (24/3) kemarin.

Hakim tunggal Asni Meriyenti dalam amar putusannya disebutkan bahwa perbuatan SA telah memenuhi unsur dakwaan primer yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Dwi Endah Susilowati. Dalam dakwaan primernya, SA melanggar pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP. SA terbukti mengambil barang, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. “Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan,” tutur Asni.

Hakim menyampaikan bahwa perbuatan pelajar kelas X SMA yang kini tinggal di Kediri, Jawa Timur itu merugikan CV Global Savety Utama (GSU) milik ayah tirinya Novel Sungkar. Selain itu, uang pencurian juga telah dinikmati terdakwa. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum, mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi. “Terdakwa juga masih anak-anak, sehingga masih bisa dibina untuk kehidupannya yang lebih baik,” kata dia.

Sementara itu JPU Dwi Endah Susilowati mendengar putusan tersebut menyatakan menerima. Penasehat hukum terdakwa, Ferry Sataryanto juga tidak mengajukan banding. “Kami menerima putusan hakim,” tutur Ferry.