Nur Azizah siswi SMPN 1 Demak menjadi salah satu peserta lomba baca puisi dalam pameran buku murah yang digelar Kantor Perpustakaan dan Arsip (KPA) di Alun-Alun Kota Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Nur Azizah siswi SMPN 1 Demak menjadi salah satu peserta lomba baca puisi dalam pameran buku murah yang digelar Kantor Perpustakaan dan Arsip (KPA) di Alun-Alun Kota Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Nur Azizah siswi SMPN 1 Demak menjadi salah satu peserta lomba baca puisi dalam pameran buku murah yang digelar Kantor Perpustakaan dan Arsip (KPA) di Alun-Alun Kota Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Nur Azizah siswi SMPN 1 Demak menjadi salah satu peserta lomba baca puisi dalam pameran buku murah yang digelar Kantor Perpustakaan dan Arsip (KPA) di Alun-Alun Kota Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Pameran buku murah dan jambore perpustakaan sekolah dan desa yang dihelat Kantor Perpustakaan dan Arsip (KPA) Pemkab Demak, hingga kemarin, terus diramaikan dengan berbagai lomba. Kali ini, digelar lomba baca puisi yang diikuti 50 peserta dari masyarakat umum, termasuk para siswa.

Mereka membacakan puisi wajib karangan dari para sastrawan dan budayawan terkenal seperti Chairil Anwar dan WS Rendra. Di antara puisi religi yang cukup menggetarkan jiwa adalah puisi karya Chairil Anwar. Puisi ini dibacakan Nur Azizah, siswi kelas 8 SMPN 1 Demak. Puisi itu berjudul “Do’a: Kepala Pemeluk Teguh”. Tuhanku.. Dalam termangu. Aku masih menyebut nama Mu.Biar susah sungguh. Mengingat Kau penuh seluruh.Cahya Mu panas sunyi. Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi.Tuhanku ..Aku hilang bentuk.Remuk.Tuhanku..Aku mengembara dinegeri asing. Tuhanku..Dipintu Mu aku mengetuk.Aku tidak bisa berpaling. Lomba puisi tersebut cukup menarik perhatian masyarakat. Apalagi, pesertanya juga membeludak.