UJI KEKUATAN: Ujicoba melawan PSS Minggu (27/3) mendatang, menjadi test case awal skuad PSIS sebelum menghadapi kompetisi ISC. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UJI KEKUATAN: Ujicoba melawan PSS Minggu (27/3) mendatang, menjadi test case awal skuad PSIS sebelum menghadapi kompetisi ISC. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UJI KEKUATAN: Ujicoba melawan PSS Minggu (27/3) mendatang, menjadi test case awal skuad PSIS sebelum menghadapi kompetisi ISC. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UJI KEKUATAN: Ujicoba melawan PSS Minggu (27/3) mendatang, menjadi test case awal skuad PSIS sebelum menghadapi kompetisi ISC. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Laga uji coba versus PSS Sleman di Stadion Maguwo Harjo Sleman 27 Maret 2016 mendatang akan menjadi tes case pertama tim PSIS Semarang sebelum benar-benar turun di kompetisi ISC B April mendatang. Saat ini pemain PSIS yang disiapkan menuju ISC memang belum komplet. Namun setidaknya kekuatan awal ini sudah berani ditampilkan melawan tim sekelas PSS.

Pelatih PSIS, Eko Riyadi mengatakan, timnya akan tampil seperti karakter pernainan selama ini yaitu tampil agresif melawan tim berjuluk Laskar Super Elang Jawa. Eko menambahkan, laga uji coba besok juga akan digunakan untuk menguji ketajaman dua bomber Hari Nur Yulianto dan Johan Yoga Utama. Keduanya akan ditopang gelandang-gelandang yang punya kecepatan, seperti Franky Mahendra, M Yunus dan Bakori Andreas yang baru bergabung.

Kebugaran para pemain juga sudah mulai membaik, usai menjalani latihan bersama sejak dua pekan lalu. Pelatih fisik PSIS, Sumardi Widodo menuturkan, latihan fisik terus dilakukan di sela-sela latihan teknik. Dengan begitu, stamina para pemain akan terus naik.