Gelar Musabaqah Kitab Kuning

227

SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus berkomitmen melestarikan tradisi kekayaan keilmuan pesantren sekaligus melestarikan nilai-nilai di dalamnya. Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan menggelar Musabaqah Kitab Kuning se-Nusantara.

Ketua DPW PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori mengatakan, lomba ini bakal digelar mulai Maret sampai April mendatang. Di Jawa Tengah, seluruh pondok pesantren diperbolehkan untuk mengikuti lomba tersebut. ”Kegiatan ini baru yang pertama kali, sekaligus untuk melestarikan tradisi pesantren,” katanya.

Ihya Ulumuddin karya Imam Al Ghozali dipilih sebagai kitab yang digunakan untuk lomba musabaqah. Sebab kitab Tasawuf tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini dan sarat dengan nilai-nilai luhur. Mulai bagaimana mengelola emosi, muroqobah, cara menahan diri serta berisi berbagai persoalan hidup lainnya. ”Ini sesuai dengan revolusi mental pemerintah. Karena jika diimplementasikan benar, maka pasti akan bisa membawa kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.

Animo masyarakat Jateng diakui sangat tinggi untuk mengikuti lomba tersebut. Dicontohkan di Magelang saja misalnya ada sebanyak 114 pesantren yang terdaftar dan banyak yang hendak mengikuti lomba tersebut. Tetapi karena persoalan waktu, akhirnya dibatasi untuk setiap pesantren mengirimkan empat santri putra dan putri. Lomba bisa diikuti santri berusia 17-25 tahun dari seluruh pondok pesantren. ”Santri yang ikut menjadi peserta harus mendapatkan rekomendasi dari pengasuh pondok pesantren,” tambahnya.

Pendaftaran Musabaqah Kitab Kuning sudah berlangsung sejak 14 Maret hingga 30 Maret. Selanjutnya ada tahap penyisihan pada 1-7 April 2016. Setidaknya ada 31 pondok pesantren tua di 20 provinsi yang menjadi lokasi tahap penyisihan. ”Untuk tahap final akan digelar di Graha Gus Dur yang menjadi kantor DPP PKB di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada 12-13 April 2016 mendatang. Total hadiahnya Rp 200 juta serta tiket umrah dan ziarah ke makam Imam Ghazali serta bantuan biaya pendidikan,” tambah Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah, Abdul Arif. (fth/ric/ce1)