Enam Pemain Jateng Matang di Proliga

MENTAL TERASAH: Para pemain bola voli putra Jateng saat berujicoba beberapa waktu lalu di Semarang. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENTAL TERASAH: Para pemain bola voli putra Jateng saat berujicoba beberapa waktu lalu di Semarang. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Memastikan diri menggenggam tiket PON XIX/2016 Jabar, tim voli indoor putra Jateng tancap gas mematangkan tim jelang turun di ajang multievent empat tahunan tersebut. Selain menggelar Pelatda, saat ini mayoritas pemain inti Jateng tampil di ajang bola voli profesional paling bergengsi yaitu Proliga 2016. Mereka tersebar di dua klub peserta Proliga 2016.

“Saat ini hanya tinggal enam pemain yang bisa berkumpul untuk melakukan latihan rutin di Semarang. Sedangkan sisanya para pemain bergabung di beberapa klub di Proliga 2016,” terang pelatih tim Jateng, M Hajid.

Tercatat lima pemain Jateng saat ini bergabung bersama tim BNI 46 di Proliga mereka adalah Sigit Ardian, Eko Purwanto, Yan Bastian Basoko Bayu, Adi Firmansyah dan Eko Permana Putra. Sedangkan satu pemain lagi yaitu Doni Haryono bergabung di tim Bekasi BVN.

Meski tidak lengkap, namun Hajid mengakui diuntungkan dengan bergabungnya mayoritas pemain Jateng di tim-tim Proliga. Salah satunya adalah menambah jam terbang sebelum menghadapi PON. “Secara kualitas pasti mereka akan bertambah baik karena turun di kompetisi level Profesional. Meskipun kami juga sedikit kesulitan membuat program latihan untuk anak-anak yang berkumpul di Semarang, namun hal positifnya yang banyak kami ambil,” sambung Hajid.

Pihaknya mengatakan, setelah Proliga 2016 berakhir, Jateng akan langsung memanggil semua pemain yang ada untuk bergabung di tim dan menggelar persiapan,”Mungkin sekitar bulan April kami baru bisa melakukan persiapan yang lebih intensif,” lanjutnya.

Pihaknya juga telah merancang beberapa program persiapan termasuk memindahkan program Training Camp (TC) yang semula saat ini digelar di Semarang akan dipindah di Kota Jakarta selama beberapa bulan terakhir sebelum PON.

Ada beberapa target khusus yang ingin dia capai dengan memindahkan TC ke Jakarta tersebut. Termasuk pihaknya mengincar beberapa kali uji coba versus tim-tim kuat yang ada di Jakarta dalam TC tersebut. “Di Jakarta ada beberapa tim bagus seperti tim TNI AL dan TNI AU. Selain itu tujuan kami di Jakarta adalah mendekatkan diri dengan beberapa pemain Jateng yang bergabung di TNI AU karena mereka kesulitan mendapatkan ijin untuk melakukan TC di Semarang. Jadi harapanya dengan TC di Jakarta selain bisa mendapat sparring partner yang kuat tim kami juga bisa komplet saat menggelar TC,” pungkas Hajid.

Tim voli indoor putra Jateng sendiri berhasil menggenggam tiket ke PON Jabar melalui babak kualifikasi PON yang digelar di Jogjakarta September 2015 kemarin. Berbeda dengan tim putra, tim voli indoor putri Jateng gagal mendapatkan tiket PON melalui babak kualifikasi yang digelar di tempat yang sama. (bas/smu)