open-agus-soeranto-web

MANYARAN – Mantan Kepala Biro Keuangan Setda Provinsi Jateng, Agoes Soeranto (AS) alias Agus Kroto divonis 1 tahun 4 bulan atau 16 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (23/3). Terdakwa tindak pidana korupsi penyaluran dana bansos Pemprov Jateng tahun 2011 dengan kerugian negara mencapai Rp 1,032 miliar ini terbukti bersalah melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP sesuai dakwaan subsider.

”Terdakwa Agoes Soeranto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan menjatuhkan pidana selama 1 tahun 4 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan penjara, serta membebankan biaya perkara sebesar Rp 5 ribu,” kata majelis hakim yang diketuai Ari Widodo SH MH.

Majelis hakim menyebutkan untuk Uang Pengganti (UP) kerugian negara yang belum dikembalikan terdakwa sekitar Rp 675 juta akan dikembalikan ke kas negara (kas daerah) yang akan diambil dari uang penitipan di Kejati Jateng sekitar Rp 700 juta. ”Sedangkan sisanya akan dikembalikan ke para terdakwa (Agus Kroto, Joko Suryanto dan Joko Mardiyanto, Red),” beber Ari.

Atas vonis tersebut, terdakwa Agus Kroto langsung menyatakan menerima tanpa sedikit pun meneteskan air mata sedih. Sementara JPU menyatakan pikir-pikir sehingga putusan belum mempunyai kekuatan hukum tetap. ”Kami pikir-pikir majelis,” kata JPU Agus Prastowo.

Majelis hakim pun menutup sidang dan memberikan waktu selama 7 hari untuk pikir-pikir dan menyatakan sikap. (jks/aro/ce1)