PETERONGAN – Seorang gadis remaja ditemukan tewas dengan cara mengenaskan di dalam rumahnya Jalan Pandean Lamper IV RT 08 RW 06, Kelurahan Peterongan, Semarang Selatan, Senin (21/3). Korban diketahui bernama Eka Yuliana, 15. Ia ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan seutas tali plastik yang diikatkan di lehernya.

Jasad korban yang masih tergantung di atap kamarnya kali pertama diketahui oleh adik kandungnya, Azzahra Ana Tasya, sepulang dari sekolah sekitar pukul 10.00. Siswi kelas 1 SD itu terkejut ketika masuk kamar Eka di lantai II, ternyata sang kakak sudah tak bernyawa dengan tubuh tergantung. Sontak, Azzahra menjerit histeris sambil lari keluar rumah. Jeritan saksi mengundang perhatian tetangganya.

”Saya sempat mendengar jeritan anak dan langsung ke luar rumah. Saat itu, saya melihat Azzahra sudah menangis di luar rumah. Saat saya tanya, dia hanya bilang ’kakak pak’ sambil nunjuk kamar kakaknya yang ada di lantai atas,” ungkap tetangga korban, Winarko kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (21/3).

Karena penasaran, Winarko pun mengecek ke kamar Eka. Ia kaget melihat Eka sudah tewas tergantung menggunakan tali plastik warna kuning yang dililitkan di leher korban dan terikat di kayu atap rumah. ”Pas saya masuk kamarnya, Mbak Eka sudah meninggal,” katanya.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Semarang Selatan diteruskan ke Polrestabes Semarang. ”Korban murni bunuh diri. Di bawah tubuh korban ditemukan kursi plastik warna merah yang diduga dipakai untuk pijakan kaki,” ungkap petugas Inafis Polrestabes Semarang. Hingga kemarin, belum diketahui penyebab korban nekat gantung diri. (mha/aro/ce1)