KANDAS : BJL 2000 Cosmo Semarang ketika melakoni laga pertama versus Mataram FC. Di laga kedua Minggu (20/3) kemarin BJL gagal mengatasi perlawanan BTG Bekasi. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
KANDAS : BJL 2000 Cosmo Semarang ketika melakoni laga pertama versus Mataram FC. Di laga kedua Minggu (20/3) kemarin BJL gagal mengatasi perlawanan BTG Bekasi. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
KANDAS : BJL 2000 Cosmo Semarang ketika melakoni laga pertama versus Mataram FC. Di laga kedua Minggu (20/3) kemarin BJL gagal mengatasi perlawanan BTG Bekasi. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
KANDAS : BJL 2000 Cosmo Semarang ketika melakoni laga pertama versus Mataram FC. Di laga kedua Minggu (20/3) kemarin BJL gagal mengatasi perlawanan BTG Bekasi. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Tim futsal BJL 2000 Cosmo Semarang akhirnya harus mengakui keunggulan BTG Bekasi pada pertandingan terakhir Pro Futsal League (PFL) seri ke-empat di GOR Jatidiri, Minggu (20/3).

Meski tampil di kandang sendiri, skuad besutan Wahyudin Kocoy takluk 4-6 dari BTG Bekasi. Ini merupakan kekalahan kedua bagi tim futsal asal Kota Semarang sepanjang musim ini. Kekalahan sebelumnya juga didapat saat melawan BTG Bekasi di laga pembuka. Saat itu, BJL 2000 dipaksa menyerah 3-4. Atas kekalahan tersebut, posisi BJL 2000 di puncak klasemen sementara terancam.

Manajer Tim BJL 2000, Suyatno mengaku kecewa dengan kekalahan timnya. Menurutnya, koordinasi di lini pertahanan sangat lemah. Hal itulah yang membuat lawan mudah mencetak gol. Di paruh kedua, pertahanan tak kunjung membaik dan timnya gagal mengejar defisit gol.

”Tentunya kami kecewa dengan kekalahan ini. Kami akan segera melakukan evaluasi. Saat ini, BJL 2000 harus segera bangkit. Di pertandingan selanjutnya, kesalahan yang sama tak boleh terulang kembali,” ujar Suyatno, usai pertandingan.