Sasar Perkotaan dan Pedesaan

375
APEL SIAGA : Wabup Harwanto dan Kepala BPS Demak Prita Rextiana melepas balon menandai dimulainya sensus ekonomi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
APEL SIAGA : Wabup Harwanto dan Kepala BPS Demak Prita Rextiana melepas balon menandai dimulainya sensus ekonomi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
APEL SIAGA : Wabup Harwanto dan Kepala BPS Demak Prita Rextiana melepas balon menandai dimulainya sensus ekonomi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
APEL SIAGA : Wabup Harwanto dan Kepala BPS Demak Prita Rextiana melepas balon menandai dimulainya sensus ekonomi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Sensus ekonomi di wilayah Demak oleh Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin, ditandai dengan apel siaga seluruh petugas yang sebelumnya telah direkrut. Apel siaga yang berlangsung di Alun-Alun Kota Demak dengan inspektur upacara Wabup Harwanto tersebut diikuti sebanyak 1.003 petugas lapangan.

Kepala BPS Demak, Prita Rextiana mengungkapkan, sebelum diterjunkan untuk mendata potensi ekonomi masyarakat, mereka akan diberikan pelatihan terlebih dulu. “Kami bagi menjadi 36 kelas,” katanya.

Sedianya, pelatihan bagi petugas dilaksanakan pada 24 Maret hingga 20 April mendatang di Bandungan, Kabupaten Semarang. Menurutnya, setelah pembekalan dirasa cukup, mereka langsung menjalankan tugasnya melakukan pendataan. Sasarannya adalah dari rumah ke rumah.

“Untuk wilayah perkotaan akan kita sisir semua. Sedangkan, diwilayah pedesaan hanya sekitar 25 persen saja yang disisir pendataan,” ujarnya.

Prita menegaskan, perusahaan yang didata diharapkan tidak mempersulit. “Jangan takut terkena pajak,” katanya. (hib/ida)