Proyek Tol Bawen-Salatiga Terancam Molor

Mediasi dengan Warga Sukoharjo Gagal

642
BUNTU: Mediasi yang digelar Polres Semarang bersama Trans Marga Jateng (TMJ) dengan perwakilan warga Desa Sukoharjo di Balai Desa Pabelan, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUNTU: Mediasi yang digelar Polres Semarang bersama Trans Marga Jateng (TMJ) dengan perwakilan warga Desa Sukoharjo di Balai Desa Pabelan, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUNTU: Mediasi yang digelar Polres Semarang bersama Trans Marga Jateng (TMJ) dengan perwakilan warga Desa Sukoharjo di Balai Desa Pabelan, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUNTU: Mediasi yang digelar Polres Semarang bersama Trans Marga Jateng (TMJ) dengan perwakilan warga Desa Sukoharjo di Balai Desa Pabelan, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PABELAN – Proses mediasi yang digelar Polres Semarang bersama Trans Marga Jateng (TMJ) dengan perwakilan warga Desa Sukoharjo di Balai Desa Pabelan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jumat (18/3) siang, tidak membuahkan hasil apa pun. Warga masih bersikeras untuk meminta kompensasi dan pengembalian fasilitas umum (fasum) yang rusak akibat proyek jalan tol Semarang-Solo sesi III Bawen-Salatiga.

Seperti diketahui, mediasi dilaksanakan karena proyek jalan tol Semarang-Solo sesi III Bawen-Salatiga tertunda akibat adanya blokade yang dilakukan warga Dusun Kalangan dan Tlogosari, Desa Sukoharjo. Warga mematoki area proyek menggunakan bambu yang diikatkan dengan tali rafia sejak Januari 2016 lalu. Akibat blokade tersebut, pembangunan yang ditarget selesai sebelum awal Juli bakal molor.

Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman, mengatakan, mediasi ini belum mencapai titik temu. Sebab, masih ada tokoh masyarakat yang belum hadir. Selanjutnya akan digelar mediasi kembali, sehingga permasalahan tersebut bisa segera teratasi. ”Setelah ini kami akan undang mereka secara resmi. Selanjutnya akan kami gelar lagi mediasi, mungkin awal pekan depan. Supaya proyek ini bisa berjalan lagi,” tuturnya.