WISATA RELIGI : Tarian Singo Barong menandai gerakan sadar wisata yang dipusatkan di kawasan parkir wisata Kadilangu, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WISATA RELIGI : Tarian Singo Barong menandai gerakan sadar wisata yang dipusatkan di kawasan parkir wisata Kadilangu, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WISATA RELIGI : Tarian Singo Barong menandai gerakan sadar wisata yang dipusatkan di kawasan parkir wisata Kadilangu, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WISATA RELIGI : Tarian Singo Barong menandai gerakan sadar wisata yang dipusatkan di kawasan parkir wisata Kadilangu, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI hingga kini terus menggelorakan gerakan sadar wisata sapta pesona di 90 kabupaten/kota yang ada titik destinasi wisatanya. Dari jumlah itu, 10 di antaranya dipusatkan di 10 lokasi wisata religi yang ada makam Walisongo, termasuk Demak. Di Kota Wali, dua lokasi yang menjadi sasaran sadar wisata adalah Makam Sunan Kalijaga di Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota dan Masjid Agung Demak.

Kepala Bidang (Kabid) Kemitraan Usaha Pariwisata Kemenpar, Widayati Bandia mengungkapkan bahwa gerakan sadar wisata bertumpu pada beberapa aspek khusus. Yakni, aspek keamanan, ketertiban, kesejukan, kebersihan, keindahan, keramahan dan membuat kenangan bagi wisatawan.

“Yang utama itu, lokasi wisata harus aman dulu. Kalau tidak aman, tentu wisatawan tidak akan kembali lagi mengunjungi destinasi tersebut. Misalnya, aman dari pencuri, premanisme dan lain sebagainya,” kata dia.