Sering Salah Identitas saat Tahanan Diadili

354
SIAP DIADILI: Tahanan Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang saat akan menjalani sidang di PN Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP DIADILI: Tahanan Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang saat akan menjalani sidang di PN Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP DIADILI: Tahanan Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang saat akan menjalani sidang di PN Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP DIADILI: Tahanan Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang saat akan menjalani sidang di PN Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kasus kriminalitas di Kota Semarang masih cukup tinggi. Terbukti dalam sehari ada sekitar 40 sampai 100 tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane yang diadili.
Perkara-perkara yang dijalani para tahanan tersebut juga beragam mulai dari pencurian, perjudian, narkoba, perkelahian, pemerkosaan, pembunuhan dan lain sebagainya. Saking banyaknya, seringkali terjadi kesalahan nama dan identitas. Oleh karena itu pihak lapas pun melakukan antisipasi agar terjadi salah orang saat akan disidangkan. Seperti melakukan pencocokan identitas tahanan secara rutin.

Pengeluaran tahanan untuk sidang membutuhkan kehati-hatian terutama dalam mencocokkan data ataupun identitas, karena seringkali ada perbedaan nama ataupun pasal terhadap data yang ada di lapas dengan data yang ada di kejaksaan.