EKSPANSI: Direktur Utama Semen Indonesia Suparni menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan PT Semen Indonesia Aceh. (IST)
EKSPANSI: Direktur Utama Semen Indonesia Suparni menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan PT Semen Indonesia Aceh. (IST)
EKSPANSI: Direktur Utama Semen Indonesia Suparni menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan PT Semen Indonesia Aceh. (IST)
EKSPANSI: Direktur Utama Semen Indonesia Suparni menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan PT Semen Indonesia Aceh. (IST)

SEMARANG – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Samana Citra Agung sepakat menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan (Joint Venture Company) yang bergerak di bidang produksi semen dengan nama PT Semen Indonesia Aceh. Perusahaan patungan ini dibentuk dalam rangka menjaga kesinambungan (sustainability) dan mengimbangi pertumbuhan bisnis.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Direktur Utama Semen Indonesia, Suparni dan Direktur Utama Samana Citra Agung, Deni Fahlevi di kantor Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (17/3) kemarin. Sejalan dengan Rencana Jangka Panjang Perseroan, khususnya strategi pengembangan kapasitas (Undertake Capacity Growth), Semen Indonesia berencana untuk memperluas kapasitas produksi dengan membangun kapasitas baru di wilayah Sumatera, bekerja sama dengan PT Samana Citra Agung, perusahaan lokal di Aceh yang bergerak di bidang pertambangan dan industri mineral.

Direktur Utama Semen Indonesia, Suparni mengatakan pendirian Semen Indonesia Aceh ini sebagai bentuk ekspansi pabrik semen baru berikutnya bagi Semen Indonesia untuk memenuhi permintaan semen di wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau. Perseroan menilai bahwa daerah Pantai Timur Sumatera memiliki potensi pertumbuhan konsumsi semen yang tinggi.

Pabrik Semen Indonesia Aceh akan dibangun dengan kapasitas 3 juta ton semen per tahun. Proyek pembangunan pabrik Semen Indonesia Aceh dilakukan di atas lahan seluas 1.500 Ha yang berkedudukan di Kecamatan Batee dan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh. Suparni menambahkan perusahaan patungan PT Semen Indonesia Aceh ini didirikan dengan perkiraan investasi sekitar Rp 5 triliun. Proyek ini direncanakan dimulai 2016 dan diharapkan beroperasi tahun 2020. (tya/smu)